Posted by: khansanailah | August 30, 2008

Jumát Pagi

Pagi ini

Dia yang pergi

tiba-tiba kembali

mengucap sesal

menjual janji

 

akankah luka ini terobati

ataukah bertambah dalam

dengan tusukan duri?

tak tahulah aku

 

karena yang kutahu

dan kubisa

tak lain

hanya

memaaafkanmu

 

****R.L****

Advertisements

Responses

  1. La Tahzan! Tetap semangat…

  2. siapa ma?

  3. hiks2..rahma bs melow jg tnyata hehehe

  4. assalaamu’alaykum,,

  5. to Ummu Mesia : syukran ukh… 🙂
    to K-274-08 : puisi itu ttg kakak sayah mas…. 😀
    to afra my sista : ya iyalah… masa ya iya dong………. 😉
    to mercator : wa’alaykumussalam warohmatullahi wabarokaatuh. 🙂

  6. ummppphh,,

    berarti kamu bukan anak tertua dong, ouuww, saya kira

  7. saya memang anak tertua akh… tp emang anak tertua ga mgkn punya kk y?,,,,
    yg dipanggil kk kan ga harus kk kandung aj 🙂
    puisi itu untuk seseorang yg sudah sy anggap seperti kk sy sendiri… tp memang bukan kk kandung,,
    Biasalah namanya juga ‘adek-kk’, kdg2 suka sdikit brantem…

  8. kaka here dede….^^’ …
    warm regards
    we are three
    manyun, jelek, genduts

  9. Ok deh kk-Q…
    nah itu salah satu dari kk sayah sodara2……..
    kaka yg laen juga masi ada………
    btw ka………
    ka bony-nya manah? mampir kok ga pernah komen
    kan ntu puisi dibuat pas abis brantem ma dy.

  10. mana sayah tahu tempe de wueee hehehehe… recokin aj gih sana….cape ah jgn berantem mulu hohohoho uda tua juga ….yes!!!! ummmm apa yaaa ummmm

    aaaaaaaaa tidak di liat ma de manyun ga boleh2 approve aj ndiri wueeeeeeeeee

  11. ^^’ senyum aj ah

  12. ho,,, banyak bgt ini post yg comment, ikutan komen juga ah,,,

    Komennya :

    “No Comment”

    =p betewe gak dicariin tuh ama p**j*l ??? =D

    komennya buat dia kan???

  13. hwalah….
    maksunyah apah yah???
    (bingung mode: on)

    aneh….

  14. berbagi… mudah-mudahan waktu yang telah terlewati bisa menghapus jejak asa dan kenangan sedih dimasa lalu… biarlah semuanya terkunci jauh di relung hati yang paling dalam… jauh dan jauh… laksana bungan layu dan mati, akan muncul kehidupan yang baru… hope.. hope…

    Cinta…

    kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
    ketika kita menangis?
    ketika kita membayangkan?
    itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

    ketika kita menemukan seseorang yang
    keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
    dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
    serupa yang dinamakan cinta.

    Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
    seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
    tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
    melainkan suatu awal kehidupan baru,
    kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
    mereka yang telah dan tengah mencari dan
    mereka yang telah mencoba.
    karena merekalah yang bisa menghargai betapa
    pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
    mereka.

    Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
    menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
    adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
    kamu masih menunggunya dengan setia.

    Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
    kamu masih bisa tersenyum dan berkata
    ” aku turut berbahagia untukmu ”

    Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
    biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
    kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
    cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
    kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

    Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
    mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
    yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
    bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
    kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
    dan menyadari bahwa penyesalan tidak
    seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
    sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
    yang telah kau buat.

    Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku
    lupa ….”
    menunggu selamanya ketika kamu berkata ”
    tunggu sebentar ”
    tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku
    sendiri ”
    mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
    belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
    mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
    melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
    melainkan bagaimana kamu memaafkan.

    Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
    melainkan bagaimana kamu mengerti.
    bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
    yang kamu rasa,
    bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
    bagaimana kamu bertahan.

    Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
    berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
    itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
    menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
    apabila kita melepaskannya.

    kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
    orang yang tak pernah menyatakan cinta
    kepadamu, karena takut kau berpaling dan
    memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
    menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
    sadari

  15. tulisannya Dr. Ikram Abidi ya?? dari Novel Cinta yang Terlambat…
    kok nda dicantumkan..

  16. bukan,
    http://sastralife.wordpress.com/

  17. kayanya cinta tak pernah terlambat deh…
    waktu akan membuatnya bertemu dan bersama…
    insya allah…

    @markas


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: