Posted by: khansanailah | January 22, 2009

My Precious Treasure : “Friendship” part (1)

Kemarin pagi, saya tengok lemari pakaian saya dan setelah dilihat-lihat… hmm… agak berantakan ya, memang kapan ya terakhir saya bereskan.. (hehe saya juga ga ingat). Karena mata terasa gatel liat lemari yang gak rapi itu, akhirnya saya bereskan tumpukan pakaian yang ada di dalamnya, tiba2 ada sebuah kejutan yang saya temukan di bawah tumpukan baju di lemari saya. Apakah itu???

Yang saya temukan adalah harta karun… yang sudah sekitar empat tahun tersimpan di dalam lemari saya. Harta karun apakah itu???

Harta karun tersebut adalah dua lembar kertas, yang satu adalah surat dari sahabat saya. Sedangkan lembaran lainnya adalah copyan surat berisi puisi yang saya berikan kepada sahabat saya.

Perlahan saya buka satu persatu kertas-kertas yang terlipat itu. Subhanallah, terharu campur bahagia… hm.. ternyata surat ini masih tersimpan dalam lemari saya… surat yang membuat saya bernostalgia ke masa lalu dan membuat saya teringat dan amat bersyukur atas sahabat yang saya miliki, hingga hari ini (hopefully it will last forever, amiiiin).

Pada lembaran pertama berisikan tulisan dengan tinta merah dengan gaya huruf miring khas… khas tulisanmu ukhti… yang akan kukenali meskipun aku menemukannya dalam seonggok kertas yang telah terinjak ataupun teremas.. 🙂 isinya seperti berikut:


Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh

Rahmawati Lestari… Kau telah mengajariku tentang banyak hal… Cinta, friendship, loyalitas, agama, dll. Jazakillah khairan katsiran.

Aku ngga tahu lagi harus ngomong apa…

Uhibbuki fillah, ukhti…

Hmmfh.. Begitu banyak pengorbanan yang kau berikan padaku, terima kasih (^_^) You’re the best! (Doeng! Jomplang! :D)

Ma, jika saatnya tiba (perpisahan), aku mau kau tetap berdiri tegap! Aku yakin kau bisa berdiri tanpaku di sampingmu…

Kau tahu ma?! Aku paling membenci kata ‘perpisahan’ seandainya perpisahan itu aku yang mengakhiri, mungkin tidak akan sesakit bilamana oranglain yang mengakhiri… Aku takut kehilangan… Aku takut berpisah dengan orang-orang yang aku cintai… Aklu takut…

Fiuuh,, memang imanku tak sekuat itu!

Apalagi ya… Mmm… Bingung! Kehabisan kata-kata… Don’t know to start to graphically ilustrate my heart is. But I know you understand me as I understand you, I guess.

Umm… I ever heard a wisewords, like this: “a Friend is someone who know the song in your heart, and can sing it back to you if you’re forget”

And you are almost like that… I thanked for having a friend like you.

Thanks for all you gived. I really really appreciate you, my sister.

So sorry if I ever hurt you… So sorry if I can’t be your best friend as you wished.

Some1 never forget

Yunita

… terharu sangat dirikuw…

u know sista… u did the same for me

ku dapatkan darimu lebih dari yang kuberi … padamu


Saya masih ingat betul, surat ini diberikan oleh sahabat saya ketika kami duduk di bangku kelas 2 sma di Bogor. Waktu itu mendekati waktu kenaikan kelas. Hm.. baru mau pisah kelas aja sudah parno n takut kehilangan… Apalagi pisah alam (:D). Qodarullah… cerita persahabatan nan indah terus berlanjut, dinding sekat yang dan tangga yang memisahkan kelas kami tidak mengurangi kedekatan kami Still.. setiap pulang sekolah kami saling menunggu satu sama lain. Setelah itu biasanya kami makan siang (Siomay Selot yang masih terasa di lidah :D) dan shalat zuhur bersama di masjid dalam lingkungan Istana Bogor.

Meskipun sekolah kami mempunyai masjid yang cukup luas, kkami lebih suka menghabiskan waktu zuhur di Masjid Istana. Suasana yang sepi dan udaranya sejuk membuat kami lebih nyaman melaksanakan ibadah dan berkhalwat di sana.

Alhamdulillah… 4 tahun sudah berlalu, dan sekaranf kami sudah duduk di bangku universitas. Qadarullah kami bisa masuk perguruan tinggi yang sama, dan sama-sama menimba ilmu di sini…. Meskipun kami belajar di fakultas yang berbeda, kami tetap meluangkan waktu untul bertemu dan menghabiskan waktu bersama.

Saya sadar, persahabatan yang indah ini adalah salah satu anugerah yang tak terkira dari Allah. Kini, saya sudah mendapatkan banyak sahabat… yang saling mencintai karena Allah (InsyaAllah), yang mempedulikan sahabatnya lebih dari dirinya sendiri, persahabatan yang juga dilandasi kesamaan aqidah dan tujuan

Terima kasih ya Allah atas ‘Harta Karun’ yang amat sangat bernilai ini… Semoga tetap dapat kugenggam tangan mereka sambil terus menyatukan langkah di jalanMu…. Amin.

Advertisements

Responses

  1. Subhanallah.. Kayaknya kenal sama sahabatmu, hehe.. Barakallah..
    Persahabatan yang berlandas kecintaan pada Allah emang indah. Apalagi kalo ketika berpisah si sahabat bersahabat lagi dngan yg lain sama2 lillah, jadi deh sekumpulan orang yg berkumpul lillah..
    Senangnya..

  2. Tulisan ini mengingatkanku pada seseorang yang pernah menjadi sahabatku. Aku berharap kalian bisa terus bersahabat untuk berjuang di jalan Allah. Dan jangan lupa berdo’a kepada Allah yang Membolakbalikkan hati manusia agar Dia selalu Menjaga persahabatan kalian dan Menjaga kalian untuk tetap berada di JalanNya. Aku telah merasakan betapa sedihnya harus mengalami akhir dari sebuah persahabatan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: